Posted by : Unknown
Minggu, 14 Agustus 2016
nambah Darah – Apakah akhir-akhir ini sering lelah dan lemas? Mungkin kamu mengalami kurang darah. Maka dari itu, mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi menjadi solusi terbaik untuk mengatasinya.
Penurunan sel darah merah dalam tubuh umumnya dapat
disebabkan karena kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi ini mengakibatkan
tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin, yakni substansi dalam sel darah merah
yang berperan membawa oksigen keseluruh jaringan tubuh. Oleh karenanya,
kekurangan zat besi bisa mengakibatkan tubuh merasa lemas dan lelah.
Tidak hanya zat besi saja, anemia atau kurang darah pun juga
bisa disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin vitamin B12, asam
folat, dan protein yang cukup. Penuhi kebutuhan nutrisi tersebut agar anemia
yang kamu alami bisa diatasi atau dicegah kemunculannya kembali.
Sumber Zat Besi Penambah Darah
Sebenarnya dulu saya pernah membahas makanan sumber zat besi tinggi
yang sangat berkhasiat mengobati anemia. Terdapat dua jenis zat besi yang bisa
diserap oleh tubuh kita, antara lain:
- Heme: berasal dari hemoglobin. Umumnya terdapat di
dalam bahan makanan hewani seperti daging unggas, daging merah, dan ikan.
- Non Heme: terdapat dalam bahan makanan nabati.
Misalnya seperti kentang, sayuran berdaun hijau, bayam, biji-bijian, buah
kering, kismis, dan lain sebagainya.
Zat besi heme tergolong lebih mudah diserap oleh tubuh
dibandingkan dengan non-heme yang berasal dari nabati. Penyerapan juga akan
semakin mudah jika konsumsi zat besi didukung dengan asupan vitamin C yang
biasanya banyak terdapat pada buah dan sayuran segar.
Makanan Penambah Darah Rendah untuk Atasi Anemia
Agar anemia dapat teratasi sebaiknya kamu memperbanyak
konsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi. Sebetulnya ada banyak
sekali makanan untuk tambah darah yang bisa kita dapatkan. Mulai dari buah-buahan,
sayuran, daging, sampai kacang-kacangan.
Buah-Buahan Penambah Darah Kaya Nutrisi
Pertama, kamu bisa mengonsumsi buah penambah darah.
Buah-buahan ini tidak hanya diperkaya zat besi saja, tapi juga kandungan
nutrisi lainnya. Misalnya seperti vitamin B, C, antioksidan, serat, dan
sebagainya.
1. Jambu biji
Jambu biji dikenal sebagai buah yang kaya kandungan sumber vitamin C.
Kandungan vitamin dalam buah jambu ini bahkan mengalahkan vitamin C dalam buah
jeruk.
Dengan mengonsumsi jambu biji secara rutin maka akan sangat
membantu tubuh dalam menyerap zat besi. Selain itu, manfaat jambu lainnya
adalah mampu merawat kulit dan
menjaganya agar tetap kencang.
2. Jeruk
Apabila tidak ada jambu biji, kamu masih bisa mengonsumsi
jeruk. Meskipun kandungan vitamin C-nya masih kalah dengan jambu, tapi buah
jeruk memiliki senyawa antioksidan alami yang lebih tinggi.
Manfaat jeruk bagi sistem imunitas tubuh sangatlah besar.
Kandungan antioksidan dalam buah ini konon dapat menangkal berbagai jenis
radikal bebas yang akan memicu munculnya penyakit berbahaya.
3. Tomat
Tomat mengandung beberapa vitamin penting untuk tubuh, yaitu
vitamin A, C, dan E. Kandungan-kandungan nutrisi dalam tomat dipercaya dapat
melancarkan sirkulasi darah dan mengatasi anemia.
Note: untuk
memahami lebih dalam mengenai khasiat buah satu ini silahkan baca manfaat tomat bagi kesehatan.
4. Mangga
Dalam buah mangga ternyata terkandung 60 mg vitamin C. Jumlah
ini mampu mencukupi kebutuhan vitamin pada orang dewasa. Mengonsumsi buah
mangga 1x sehari dapat membantu mencegah anemia.
Selain itu, kandungan serat dan antioksidan tingginya juga
efektif untuk menjaga kekebalan tubuh. Agar tak bosan, kamu bisa membuat jus
dari buah satu ini.
5. Apel
Apel juga termasuk salah satu makanan penambah darah. Ia
memiliki kandungan zat besi dan vitamin C tinggi yang bisa membantu
meningkatkan jumlah hemoglobin dalam tubuh kita.
Manfaat apel tidak hanya mengatasi anemia saja. Tetapi,
kandungan seratnya yang tinggi juga cukup efektif untuk membantu mengatasi
berbagai macam masalah pencernaan, misalnya seperti diare dan sembelit.
6. Buah pepaya
Dulu saya pernah mambahas mengenai manfaat pepaya untuk
kesehatan dan kecantikan. Salah satu manfaat penting dari buah ini adalah mampu
meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.
Pepaya mampu memberikan asupan vitamin C, zat besi, dan asam
folat (vitamin B9). Kandungan-kandungan nutrisi semacam inilah yang dibutuhkan
oleh tubuh dalam membantuk hemoglobin.
7. Stroberi
Apakah kamu suka dengan stroberi? Konsumsilah buah ini secara
rutin untuk mengatasi kurang darah. Strawberry memberikan asupan zat
besi, vitamin C, dan antioksidan terbaik untuk tubuh kita.
Meski rasanya agak sedikit masam, tapi buah berwarna merah
ini banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Agar rasanya lebih nikmat, kamu
bisa mengolah stoberi menjadi minuman segar seperti jus, smooties, dsb.
8. Buah naga
Mendengar namanya saja mungkin sudah terasa ngeri. Yup,
pemberian nama buah ini didasarkan karena kepercayaan bangsa China yang
menganggap Naga sebagai pembawa berkah.
Ada banyak sekali manfaat buah naga yang
bisa kita dapatkan. Mulai dari mencegah anemia, mengatasi hipertensi,
menurunkan kolesterol, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, jangan lewatkan
buah unik satu ini ya.
9. Pisang
Pisang cukup terkenal dengan kandungan potasiumnya yang
tinggi. Menurut para ahli, kandungan tersebut bisa menjadi antioksidan yang
mampu memelihara sistem imun tubuh dari serangan radikal bebas.
Setelah diteliti lebih dalam, ternyata pisang juga mengandung
zat besi yang dapat meningkatkan produksi hemoglobin dalam tubuh. Konsumsilah
minimal 1 buah pisang dalam sehari untuk mendapatkan manfaat secara maksimal.
Buah penambah darah lainnya:
10. Kesemek
11. Sowa
12. Sukun
13. Delima
14. Kiwi
15. Anggur
18. Blewah
19. Cherry
20. Jeruk Mandarin
21. Labu
22. Kismis
Sayuran Penambah Darah Rendah Terbaik
Umumnya sayuran yang mengandung zat besi tinggi berwarna
hijau gelap, contohnya seperti bayam, sawi, dsb. Berikut beberapa makanan
penambah darah dari sayuran yang bisa kamu konsumsi rutin.
23. Bayam
Bisa dikatakan bayam termasuk sayuran penambah darah dengan
kandungan zat besi tinggi. Bayam bisa menjadi makanan penambah darah untuk ibu
hamil dan wanita yang mengalami anemia saat menstruasi.
Biasanya bayam diolah menjadi sup segar. Akan tetapi,
pastikan kamu tidak mengonsumsi olahan sayur bayam yang sudah didiamkan selama
5 jam. Kenapa? Sebab berpotensi menjadi racun akibat sudah berinteraksi dengan
oksigen.
24. Sawi
Sayur hijau kaya zat besi selanjutnya ada sawi. Sebenarnya
sawi ada dua jenis, yaitu sawi hijau dan putih. Akan tetapi menurut Dr Oz, sawi
hijau mengandung zat besi yang lebih tinggi dibanding sawi putih.
Dalam sawi tidak hanya terkandung zat besi dan vitamin saja,
tetapi ia juga memiliki kandungan mineral lengkap. Sebut saja seperti kalium,
potasium, fosfor, selenium, magnesium, dan masih banyak lagi.
25. Kangkung
Banyak orang yang menganggap kangkung bisa membuat tubuh
lemas dan lelah, padahal faktanya demikian. Justru kangkung memiliki kandungan
zat besi tinggi yang dapat mengatasi lemas akibat anemia.
Maka dari itu, mulai sekarang jangan ragukan sayur hijau satu
ini. Biasanya kangkung diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu
olahan kangkung yang cukup diminati adalah tumis kangkung.
26. Daun datuk
Masih seputar sayuran hijau, berikutnya ada daun datuk.
Sayuran ini memiliki beragam kandungan mineral alami dan zat besi. Beberapa
kandungan mineral alami seperti fosfor dan kalsium dipercaya sangat baik untuk
mengoptimalkan pertumbuhan tulang.
27. Bunga kol (kembang kol)
Sayuran berwarna putih kehijauan ini sangat mudah didapatkan.
Biasanya bunga kol dijadikan sebagai lalapan saat makan ikan atau olahan
daging. Kandungan gizi dalam bunga kol setara dengan kandungan brokoli, dimana
ia sangat baik untuk mengoptimalkan regenerasi sel darah merah.
Ada juga kandungan lain yang tak kalah penting seperti
protein, kalium, kalsium, niasin, dan thiamine. Kandungan nutrisi semacam
inilah yang membuat kembang/bunga kol cukup disarankan bagi penderita anemia.
Makanan Penambah Darah Dari Kacang-Kacangan
Apakah kamu suka ngemil? Mulai sekarang ganti cemilan
kamu dengan kacang-kacangan. Jenis makanan ini memiliki kandungan asam folat
dan zat besi yang cukup baik untuk menambah sel darah merah. Adapun makanan
penambah darah dari kacang-kacangan antara lain:
28. Kacang hijau
Beberapa ahli masih dilema mengenai manfaat kacang hijau
untuk anemia. Ada yang mengatakan kacang hijau memiliki kandungan asam folat
dan zat besi tinggi yang dapat meningkatkan hemoglobin dalam tubuh.
Tetapi, ada pula ahli yang mengatakan kandungan fitat dalam
kacang hijau justru dapat menghambat penyerapan zat besi. Maka dari itu,
sebelum mengonsumsi kacang hijau ada baiknya konsultasikan kepada ahli gizi
dulu.
29. Kacang almond
Kacang almond sangat sering dikonsumsi saat diet. Berbeda
dengan kacang lain, kacang ini memiliki jumlah nutrisi yang lebih lengkap. Di
dalamnya terkandung vitamin, lemak baik, serat, antioksidan, mineral alami, dan
lain sebagainya.
Untuk mencukupi kebutuhan zat besi setiap harinya disarankan
mengonsumsi minimal satu ons kacang almond. Kamu pun bisa berkreasi dengan
mengolah almond menjadi berbagai cemilan lezat.
30. Kacang polong kering
Meski kandungan nutrisinya tidak selengkap almond dan kacang
hijau, tapi kacang polong sudah terbukti ampuh untuk menambah darah. Tak ada
salahnya ngemil kacang polong kering di waktu bersantai ria. Namun jangan
berlebihan, sebab konsumsi kacang berlebihan kurang baik untuk berat badan.
Makanan Penambah Darah dari Laut (Seafood)
Tidak hanya buah, sayur, dan kacang-kacangan saja yang kaya
akan kandungan zat besi. Bagi kamu pecinta makanan laut, beberapa makanan
berikut mungkin bisa menjadi solusi penambah darah.
31. Ikan salmon
Sudah pasti ikan salmon masuk kedalam daftar makanan penambah
darah. Ia menjadi pemasok vitamin B12 terbaik yang sangat dibutuhkan oleh
penderita anemia. Peran penting vitamin B12 lainnya adalah mengoptimalkan
pembelahan sel dan menjaga sistem saraf saat proses pembentukan DNA.
32. Tiram dan kerang
Banyak yang tidak suka tiram dan kerang lantaran bau amisnya.
Namun apabila kamu jago memasak, bau amis tersebut akan hilang dengan
sendirinya. Mengonsumsi tiram ataupun kerang dapat membantu menambah darah
dalam tubuh, mencegah hipertensi, dan melancarkan sirkulasi darah.
33. Udang
Udang masih menjadi makanan laut yang pro dan kontra.
Sebagian orang ada yang alergi mengonsumsi udang, dan sebagian lagi tidak sama
sekali. Oleh sebab itu, sebelum mengonsumsi udang lebih baik pastikan dulu
apakah kamu alergi atau tidak.
Tidak hanya diperkaya dengan zat besi saja, udang juga
mengandung kalsium dan fosfor tinggi yang baik untuk mengoptimalkan pembentukan
tulang. Kandungan nutrisi semacam inilah yang baik untuk tubuh kita.
Makanan Penambah Darah Rendah dari Daging
Ketika mengalami kurang darah pasti banyak yang menyarankan
kita untuk mengonsumsi sate. Memang benar sekali, daging dalam sate memiliki
kandungan zat besi, protein, dan berbagai mineral alami yang bisa menambah
darah. Khususnya untuk sate yang berasal dari daging merah seperti daging
kambing, sapi, kerbau, babi, dan masih banyak lagi.
World Cancer Research Fun menyarankan
agar kita mengonsumsi daging merah tidak lebih dari 70 gram dalam sehari. Meski
mengandung berbagai nutrisi, tapi kandungan lemak tinggi dalam daging merah
dipercaya menjadi pemicu munculnya beragam penyakit jika dikonsumsi berlebihan.
Untuk lebih amannya lagi, kamu bisa mengonsumsi daging sapi
yang berasal dari grass-fed cattle. Sebab kandungan lemak jenuhnya lebih
rendah, sedangkan kandungan CLA (conjugated linoleic acid) tinggi. CLA sendiri
merupakan senyawa yang berguna untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler
dan membantu mengoptimalkan pembentukan otot.
*selebihnya
akan saya tambah lain waktu
Itulah ulasan lengkap mengenai makanan penambah darah rendah
yang bisa kamu konsumsi secara rutin. Disarankan untuk tidak mengonsumsi semua
makanan diatas sekaligus. Variasikanlah setiap harinya dengan porsi yang
seimbang, tidak kurang ataupun berlebihan. Konsumsi makanan penambah darah
secara berlebihan justru akan membuat munculnya penyakit baru.
Apabila ada yang belum jelas mengenai artikel diatas,
langsung saja sampaikan melalui kolom komentar di bawah. Jangan lupa share
artikel diatas jika sekiranya bermanfaat bagi kamu. Selamat mencoba!