Posted by : Unknown
Senin, 15 Agustus 2016

a. Pengertian Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial berasal dari bahasa Inggris difference,
yang artinya perbedaan. Secara istilah, diferensiasi sosial adalah
pembedaan anggota masyarakat ke dalam golongan-golongan secara
horizontal (tidak memandang perbedaan lapisan).
b. Bentuk Diferensiasi Sosial
1) Diferensiasi sosial berdasarkan ras.
Menurut
Horton dan Hunt, ras adalah suatu kelompok manusia yang agak berbeda
dengan kelompok-kelompok lainnnya dalam segi ciri fisik bawaan.
Pengertian lain Ras merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri
fisik-biologis manusia dengan kecenderungan yang besar. Ciri fisik:
Fenotipe (tampak luar):
a. Kualitatif: warna
kulit, warna dan bentuk rambut, warna dan bentuk mata.
b. Kuantitatif: tinggi dan berat badan, ukuran kepala, ukuran hidung, dan lain-lain.
Manusia dari seluruh dunia dapat diklasifikasikan ke dalam tiga ras utama, yaitu kaukasoid, mongoloid, dan negroid.
2) Diferensiasi sosial berdasarkan suku bangsa/etnis.
Suku
bangsa adalah
golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan
kebudayaan yang sering dikuatkan dengan kesatuan bahasa.
3) Diferensiasi sosial berdasarkan agama.
Agama merupakan sistem terpadu terdiri atas keyakinan dan praktik, berhubungan dengan sesuatu yang dianggap sacred
(suci/sakral) menyatukan pengikutnya ke dalam suatu komunitas moral
yang disebut umat. Sesuatu yang sakral disebut TUHAN (God, Allah, Elia,
Devon, Deva, Devi, dst.). Diferensisasi agama merupakan diferensiasi
custom. Menurut Emile Durkheim,
agama adalah sistem terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik
yang berhubungan dengan hal-hal suci. Kepercayaan dan praktik tersebut
mempersatukan. orang yang beriman (mempercayai agama tersebut) ke dalam
suatu komunitas moral yang disebut umat.
4) Diferensiasi sosial berdasarkan profesi.
Profesi
merupakan
pekerjaan yang untuk dapat melaksanakannya memerlukan keahlian.
Misalnya: guru, dokter, jurnalis, artis, penyiar radio, penyiar
televisi, ahli komputer, designer, politikus, perawat, birokrat,
militer, pengusaha, pedagang, dan sebagainya. Diferensiasi profesi
merupakan diferensiasi fungsi.
5) Diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin.
Jenis kelamin merupakan pembedaan antara laki-laki dengan perempuan berdasarkan ciri fisik biologi tidak dapat dipertukarkan.
Gender
merupakan pembedaan antara laki-laki dengan perempuan berdasarkan
ciri-ciri sosial dan yang sebenarnya dapat dipertukarkan, karena
diperoleh melalui proses belajar. Misalnya perempuan bekerja di dalam
rumah, dan laki-laki bekerja di luar rumah. Maka, jenis kelamin (seks)
merupakan pembedaan berdasarkan konstruksi biologis, sedangkan gender
berdasarkan konstruksi sosial dan budaya, yang sering dikuatkan oleh
ajaran agama.